Implementasi Mading Digital Berbasis Cloud di SMA Pasundan 4 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.69930/scitec.v3i3.844Keywords:
Digital Wall Magazine, Cloud Computing, Digital Transformation, Service Learning, Digital LiteracyAbstract
Transformasi digital mendorong sekolah untuk mengembangkan media komunikasi yang lebih efektif, cepat, dan adaptif. Namun, SMA Pasundan 4 Bandung masih menggunakan majalah dinding konvensional berbasis kertas yang memiliki keterbatasan dalam penyebaran informasi, seperti proses pembaruan yang lambat, biaya operasional yang relatif tinggi, serta rendahnya daya tarik bagi peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan majalah dinding digital berbasis cloud sebagai media informasi sekolah sekaligus meningkatkan kapasitas guru dan siswa dalam pengelolaan konten digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi analisis kebutuhan, difusi IPTEKS melalui pengembangan dan implementasi sistem, pelatihan, pendampingan, evaluasi, serta diseminasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem mading digital berhasil diimplementasikan dan mampu menyajikan informasi secara real-time, meningkatkan efektivitas komunikasi internal sekolah, serta mendukung penerapan konsep paperless school. Pelatihan dan pendampingan juga berhasil meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam mengelola sistem secara mandiri. Evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta memberikan respons positif terhadap kualitas program dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan. Dengan demikian, implementasi mading digital berbasis cloud menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital serta penguatan literasi digital di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Al-Emran, M., Mezhuyev, V., & Kamaludin, A. (2020). Technology acceptance model in mobile learning context: A systematic review. Computers & Education, 125, 389–412.
Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (1995). A service-learning curriculum for faculty. Michigan Journal of Community Service Learning, 2(1), 112–122.
Burdett, J., & Hastie, B. (2009). Predicting satisfaction with group work assignments. Assessment & Evaluation in Higher Education, 34(1), 61–71.
Centers for Disease Control and Prevention. (2011). Principles of community engagement (2nd ed.). U.S. Department of Health and Human Services.
Celio, C. I., Durlak, J., & Dymnicki, A. (2011). A meta-analysis of the impact of service-learning on students. Journal of Experiential Education, 34(2), 164–181. https://doi.org/10.1177/105382591103400205
European Commission. (2022). Digital Education Action Plan 2021–2027: Fostering high-quality, inclusive and accessible digital education in Europe. Publications Office of the European Union.
Ibrahim, N. A., Rahman, M. A., & Ahmad, N. (2022). Digital signage implementation for educational institutions: Improving communication effectiveness and user engagement. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 16(8), 120–135.
Kemendikbudristek. (2022). Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020–2035. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Mell, P., & Grance, T. (2011). The NIST definition of cloud computing (NIST Special Publication 800-145). National Institute of Standards and Technology. https://doi.org/10.6028/NIST.SP.800-145
Nomin, N., Resky, M., & Lusiana, L. (2025). Komunikasi dalam manajemen pendidikan: A systematic literature review. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8(8), 6325–6332. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8960
Nugroho, E. C., Widarti, E., Pujisusilo, N. A., & Catur, B. A. (2021). Pengembangan digital signage sebagai papan informasi digital studi kasus: STMIK AUB Surakarta. GO INFOTECH: Jurnal Ilmiah STMIK AUB, 27(1), 58–65. https://doi.org/10.36309/goi.v27i1.142
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Salam, M., Awang Iskandar, D. N., Ibrahim, D. H. A., & Farooq, M. S. (2019). Service learning in higher education: A systematic literature review. Asia Pacific Education Review, 20(4), 573–593. https://doi.org/10.1007/s12564-019-09580-6
Sari, E., Ramadhani, N., Jannah, D., & Nabil, A. (2024). Declining literacy interest in the era of disruption: A qualitative study on the influence of digital media on public reading habits. Journal of Society and Development, 4(1), 45–54. https://doi.org/10.57032/jsd.v4i1.291
Setiawan, F. (2023). Efektivitas papan informasi digital berbasis Smart Informatics Laboratory. Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat "Pembangunan Inklusif dan Masyarakat Madani di Era Industri" (hlm. 245–252). Universitas Islam Indonesia.
OECD. (2021). Digital Education Outlook 2021: Pushing the frontiers with artificial intelligence, blockchain and robots. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/589b283f-en
UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? UNESCO.
W.K. Kellogg Foundation. (2004). Logic model development guide. W.K. Kellogg Foundation.
World Bank. (2020). The COVID-19 pandemic: Shocks to education and policy responses. World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rio Korio Utoro, Alit Y Eskaluspita; Lisda Meisaroh; Jimmy Ruben Sihombing, Anranur Uwaisy Marchiningrum; Hanang Priambodo; Wiwin Ratna Sari, Tubagus Putra Azhara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















