Membangun Foundasi Ikon Golok Gumelem: Upaya Membangkitkan Pariwisata Susukan Banjarnegara
DOI:
https://doi.org/10.69930/scitec.v3i1.681Keywords:
Membangun Ikon; Golok Gumelem; Perkakas Pertanian; Mengembangkan PariwisataAbstract
Menghidupkan kembagi Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara sebagai pusat industri golok berarti membangkitkan kembali desa ini sebagai destinasi wisata. Sebab, desa ini sudah lama menjadi produsen golok dan perkakas pertanian. Golok merupakan alat penting bagi masyarakat agraris. Di samping menjadi perkakas pertanian, golok memiliki nilai artistik sebagai benda seni tempa. Hal ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Keterampilan membuat kerajinan ini diperoleh masyarakat secara turun-temurun. Mereka umumnya memproduksi perkakas pertanian, khusus golok kerja. Produksi perkakas ini tidak pernah berhenti karena selalu dibutuhkan petani dan pekerja. Golok dapat menjadi pilihan menjadi ikon Kabupaten Banjarnegara, sebagai karena bercorak etnis sebagai ciri khas Banjarnegara. Upaya ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan usaha masyarakat, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan penguatan industri kerajinan tradisional, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dengan menjadikan Desa Gumelem sebagai komunitas yang Tangguh berbasis wisata. Kabupaten Banjarnegara perlu menyiapkan lembaga material “Center Perkakas” yang dapat menjadi mitra bagi para pengrajin, dalam menangani berbagai permasalahan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Program Desa Mitra ini meliputi: sosialisai, pelatihan, bimbingan teknis, pendampingan, fasilitasi, mediasi usaha, dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan program Desa Mitra ini menunjukkan semakin mengecilnya permasalahan usaha pengrajin perkakas pertanian, sehingga usaha masyarakat semakin berkembang serta memberi dampak positif terhadap keberadaan UMKM di Kabupaten Banjarnegara.
Downloads
References
Agustin, A., Putra, G. P. E., Pramesti, D. T., & Madiistriyatno, H. (2023). Strategi UMKM Dalam Menghadapi Digitalisasi. Oikos-Nomos: Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis, 16.
Amri, S., & Safitri, D. (2023). Penerapan Strategi Pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Media Sosial Pada Pelaku Home Industry Tempe. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.31571/gervasi.v7i1.4325
Arifudin, O., Wahrudin, U., Rusmana, F. D., & Tanjung, R. (2020). Pendampingan UMKM Dalam Meningkatkan Hasil Produksi Dan Hasil Penjualan Opak Makanan Khas Jawa Barat. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.22437/jkam.v4i2.10560
Azhara, A. A. (2024). Aktivitas Pengrajin Golok di Desa Cikontrol Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis. In Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat (Antiinversi) Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu.
Azmi, A. R., K. P. Hastuti, P. A. (2015). Upaya pengrajin pandai besi dalam menjaga keberlangsungan industri kerajinan rumah tangga di Desa Tumbukan Banyu dan Desa Sungai Pinang Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatane. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 2(3), 66–80.
Busthomi, A. O., Asy’ari, M. H., & ... (2023). Mengembangkan Ekonomi Masyarakat Melalui UMKM Pengrajin Mebel dengan Sistem Jual Beli Online di Era Covid 19 di Desa Sindangmekar. … Pengabdian Kepada …, 5(1), 9–16. https://doi.org/10.24235/dimasejati.202351
Gumilar, R. A., Winoto, Y., & Anwar, R. K. (2016). PERILAKU PENCARIAN INFORMASI DI KALANGAN PARA PENGRAJIN GOLOK (Studi Kasus Perilaku Pencarian Informasi Para Pengrajin Golok di Kampung Galonggong Tasikmalaya). Jurnal Kajian Informasi Dan Perpustakaan, 4(1). https://doi.org/10.24198/jkip.v4i1.11623
Haerana, H., Fatmawati, F., & Asdar, A. (2023). Pelatihan Diversifikasi Produk pada Pengrajin Bambu di Desa Sawakong Kabupaten Takalar. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 4(2), 135–143. https://doi.org/10.36590/jagri.v4i2.803
Ibrahim, F. Y., Muntazori, A. F., & Paksi, G. R. (2023). Perancangan Infografik Animasi untuk Mengenalkan Ragam Jenis Golok Betawi. Cipta, 2(1). https://doi.org/10.30998/cipta.v2i1.2040
Khasanah. (2023). Peran UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education, 1(1). https://doi.org/10.61166/demagogi.v1i1.2
Kurniawati Susanti Kurniawati1. (2022). Optimalisasi Usaha Kerajinan Ukir Berbahan Baku Limbah Kayu Desa Sunten Jaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. 19(2), 58–65.
Repandi, A. (2019). Perilaku Pencarian Informasi Pengrajin Golok di Desa Seuat Jaya Kabupaten Serang Banten. Repository.Uinjkt.Ac.Id.
Sahara, A. D., Fadillah, M. A., & Fauzan, R. (2023). Golok Seuat sebagai Identitas Budaya Banten. JAWI, 6(2). https://doi.org/10.24042/00202361822900
Sarfiah, S., Atmaja, H., & Verawati, D. (2019). UMKM Sebagai Pilar Membangun Ekonomi Bangsa. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 4(2). https://doi.org/10.31002/rep.v4i2.1952
Sarwindah, S., Laurentinus, L., Rizan, O., & Hamidah, H. (2021). Memanfaatkan Digital Marketing bagi Usaha Rumahan Sayuran Hidroponik dengan E-Commerce sebagai Media Promosi. Jurnal Teknologi Terpadu, 7(2). https://doi.org/10.54914/jtt.v7i2.338
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raden Beny Wijarnako , Ine Kusuma Aryani, Wakhudin Wakhudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















