Penerapan Model Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada Materi Menentukan Penyelesaian Persamaan Kuadrat dengan Cara Memfaktorkan
DOI:
https://doi.org/10.69930/scitec.v2i4.668Keywords:
Kooperatif Tipe Number Head Together; Pengajaran; Barisan ArimatikaAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi pada saat kegiatan belajar matematika di kelas VIII E SMP Negeri 1 Sarmi bersama guru mata pelajaran matematika, diperoleh beberapa masalah yang terjadi pada saat proses belajar mengajar berlangsung yaitu pembelajaran yang diberikan oleh guru masih menggunakan pembelajaran dengan metode ceramah yang berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif baik itu bertanya ataupun menjawab pertanyaan. Berdasarkan hasil pengamatan diatas maka penerapan model pembelajaran merupakan solusi yang dapat gunakan oleh guru dalam mengelola kelas menjadi lebih menyenangkan dan lebih mengutamakan keaktifan peserta didik serta memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensinya secara maksimal. Model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran cooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR). Berdasarkan hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di kelas IX A SMP Negeri 1 Demta diperoleh pertama Keaktifan peserta didik dilihat dari penilaian sikap setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR pada materi barisan aritmatika di kelas VIII SMP Negeri 1 Sarmi baik; kedua Hasil belajar peserta didik setelah dilakukan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Auditory Intellectually Repetition (AIR pada materi persamaan kuadrat di kelas IX A SMP Negeri 1 Demta mengalami peningkatan dilihat dari hasil pretes dan posttest.
Downloads
References
Faradila, D. (2020). Pengaruh Keaktifan Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X di MAN 1 Jember Tahun Pelajaran 2019/2020 (Doctoral dissertation, Universitas Islam
Kemendikbud. 2003. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2003 Tentang Sistem Penpeserta didikan Nasional. Jakarta: kemendikbud.go.id.
Kusnandar. 2007. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Penpeserta didikan, (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta, PT Raja Grafindo Persada. Rizali, Ahmad, Indra Jati Sidi, dan Datria Dharma. 2009. Dari Guru Konvensional Menuju Guru Profesional. Jakarta: PT. Grasindo
Munirah, M. (2015). Sistem Penpeserta didikan di Indonesia: antara keinginan dan realita. AULADUNA: Jurnal Penpeserta didikan Dasar Islam, 2(2), 233-245.
Ujud, A., Pratama, B., & Sari, C. (2022). Analisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Jurnal Penpeserta didikan Matematika, 16(2), 145–158.
Sanga, A., & Wangdra, B. (2023). Analysis of students’ mathematical problem-solving abilities. Journal of Mathematics Education, 12(1), 45–58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elsi Sirampun, Happy Lumbantobing, Yosefin Rianita Hadiyanti, Bettisari Napitupulu, Pitriana Tandililing, Dewi kristika Findya Ning Tyas, Mayor M.H. Manurung, Raoda Ismail, Agnes Teresa Panjaitan, Rina Ananta Sumawardani Sitepu, Rian Efendi, Elieser Kulimbang, Martinus Ruamba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















