Implementasi Program Sirkumsisi dan Skrining Kesehatan sebagai Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Kartini Aprilia Pratiwi Nuzry Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Sains Teknologi & Kesehatan, Institut Sains Teknologi dan Kesehatan Aisyiyah, Kendari, Indonesia
  • Septi Aulia Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Indria Nabiilah Putri Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Roihana Anika Putri Jamhari Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Ramatu Pena Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69930/scitec.v3i1.689

Keywords:

Sirkumsisi; Skrining Kesehatan; Pemberdayaan Masyarakat; Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Abstract

Sirkumsisi merupakan tindakan bedah minor yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) sebagai bagian dari strategi pencegahan HIV yang komprehensif serta memiliki berbagai manfaat kesehatan. Selain itu, skrining kesehatan masyarakat berperan penting dalam deteksi dini penyakit tidak menular, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan sirkumsisi dan skrining kesehatan masyarakat serta meningkatkan pemberdayaan kesehatan masyarakat melalui edukasi kesehatan. Program pengabdian masyarakat bertajuk "HOPE: Health Outreach for People's Empowerment" dilaksanakan oleh AMSA-UHO pada 7 September 2025 di SMAN 5 Konawe Selatan. Metode kegiatan meliputi senam sehat, talk show edukasi, dan pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengukuran tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat. Prosedur sirkumsisi dilakukan oleh dokter berkompeten, serta edukasi kesehatan disampaikan oleh dokter spesialis anak. Sebanyak 52 anak mengikuti prosedur sirkumsisi dan 17 peserta memperoleh pemeriksaan kesehatan komprehensif. Edukasi kesehatan berfokus pada kesehatan remaja, manfaat sirkumsisi, dan pencegahan penyakit tidak menular. Hasil skrining menunjukkan adanya beberapa kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut lebih lanjut. Partisipasi dan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini tergolong tinggi. Program bakti sosial ini berhasil mengintegrasikan layanan kesehatan preventif, promotif, dan kuratif secara efektif. Pelaksanaan sirkumsisi, skrining kesehatan, dan edukasi kesehatan berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat serta akses terhadap layanan kesehatan dasar. Kolaborasi berkelanjutan antara institusi akademik dan masyarakat lokal diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Diabetes Association. (2021). Standards of Medical Care in Diabetes—2021. Diabetes Care, 44(1). https://doi.org/10.2337/dc21-Sint

Brook, R. D., Dawood, K., Foster, B., Foust, R. M., Gaughan, C., Kurian, P., Reed, B., Jones, A. L., Vernon, B., & Levy, P. D. (2022). Utilizing Mobile Health Units for Mass Hypertension Screening in Socially Vulnerable Communities Across Detroit. Hypertension, 79(6), e106–e108. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.122.19088

Hines, J. Z. (2021). Prevalence of Voluntary Medical Male Circumcision for HIV Infection Prevention—Chókwè District, Mozambique, 2014–2019. MMWR. Morbidity and Mortality Weekly Report, 70. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm7026a2

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Prodger, J. L., Galiwango, R. M., Tobian, A. A. R., Park, D., Liu, C. M., & Kaul, R. (2022). How Does Voluntary Medical Male Circumcision Reduce HIV Risk? Current HIV/AIDS Reports, 19(6), 484–490. https://doi.org/10.1007/s11904-022-00634-w

Richette, P., Doherty, M., Pascual, E., Barskova, V., Becce, F., Castaneda, J., Coyfish, M., Guillo, S., Jansen, T., Janssens, H., Lioté, F., Mallen, C. D., Nuki, G., Perez-Ruiz, F., Pimentao, J., Punzi, L., Pywell, A., So, A. K., Tausche, A.-K., … Bardin, T. (2020). 2018 updated European League Against Rheumatism evidence-based recommendations for the diagnosis of gout. Annals of the Rheumatic Diseases, 79(1), 31–38. https://doi.org/10.1136/annrheumdis-2019-215315

Sharma, A. L., Hokello, J., & Tyagi, M. (2021). Circumcision as an Intervening Strategy against HIV Acquisition in the Male Genital Tract. Pathogens, 10(7), 806. https://doi.org/10.3390/pathogens10070806

Tian, Y., Luo, T., & Chen, Y. (2022). The Promotional Effect of Health Education on the Medical Service Utilization of Migrants: Evidence From China. Frontiers in Public Health, 9. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.818930

Torosian, T., Quint, J. J., & Klausner, J. D. (2021). Decline in Frequency of Newborn Male Circumcision After Change in Medicaid Coverage Status in Selected States in the United States. Public Health Reports®, 136(3), 338–344. https://doi.org/10.1177/0033354920971719

Wang, X., Liu, J., Wu, Y., Su, B., Chen, M., Ma, Q., Ma, T., Chen, L., Zhang, Y., Dong, Y., Song, Y., & Ma, J. (2023). Enhancing the effectiveness of infectious disease health education for children and adolescents in China: A national multicenter school-based trial. BMC Public Health, 23(1), 1161. https://doi.org/10.1186/s12889-023-16000-3

Welan, R. (2023). Sirkumsisi Sebagai Langkah Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 194–199. https://doi.org/10.59395/altifani.v3i2.357

Downloads

Published

2026-02-21

How to Cite

Nuzry, K. A. P., Septi Aulia, Indria Nabiilah Putri, Roihana Anika Putri Jamhari, & Ramatu Pena. (2026). Implementasi Program Sirkumsisi dan Skrining Kesehatan sebagai Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat. Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 3(1), 107–113. https://doi.org/10.69930/scitec.v3i1.689

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.