Analisis Hambatan Administrasi dalam Pelaksanaan Program Rujuk Balik Prolanis Pasien BPJS di RS Bhayangkara TK II Sartika Asih
DOI:
https://doi.org/10.69930/jrski.v3i4.900Keywords:
Program Rujuk Balik; Prolanis; BPJS Kesehatan; Hambatan AdministrasiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan administrasi dalam pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) Prolanis bagi pasien BPJS Kesehatan di RS Bhayangkara TK II Sartika Asih. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Instalasi Rekam Medis, PIC BPJS rumah sakit, dan petugas administrasi rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PRB telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan BPJS Kesehatan. Selama Januari sampai April 2026 tercatat 8.079 peserta prolanis, dengan 213 pasien mengikuti PRB dan capaian target rata-rata sebesar 91,81%. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi hambatan berupa rendahnya pemahaman pasien mengenai PRB, kecenderungan pasien tetap berobat ke rumah sakit, keterbatasan ketersediaan obat di FKTP, ketidaklengkapan dokumen administrasi, keterbatasan jam pelayanan, serta gangguan jaringan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kepada pasien, penguatan koordinasi antar fasilitas kesehatan, dan optimalisasi sistem administrasi untuk mendukung efektivitas pelaksanaan Program Rujuk Balik.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khoerina Nurul Fadhilah, Sani Fitriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















