Analisis Faktor Demografis yang Mempengaruhi Pengetahuan Masyarakat terhadap Antibiotik
DOI:
https://doi.org/10.69930/jrski.v3i2.717Keywords:
Antibiotik; Tingkat Pengetahuan; Faktor Demografis; Analisis HubunganAbstract
Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik yang menjadi masalah kesehatan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik serta hubungannya dengan faktor demografis. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 90 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (42 responden), diikuti kategori baik (31 responden) dan kurang (16 responden). Faktor tingkat pendidikan (p=0,000) dan pekerjaan (p=0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan, sedangkan jenis kelamin (p=0,162) dan usia (p=0,683) tidak berhubungan signifikan. Penelitian in dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan pekerjaan merupakan faktor penting yang memengaruhi pengetahuan masyarakat tentang antibiotik. Diperlukan edukasi yang terarah untuk meningkatkan penggunaan antibiotik secara rasional.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chairunnisa Chairunnisa, Mia Sofianti , Burdah Burdah, Berwi Fazri Pamudi , Wiska Mailisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















