Hubungan Pengetahuan Manajemen Gizi dengan Status Gizi dan Pola Makan Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.69930/jrski.v2i6.607Keywords:
Mahasiswa Kedokteran; Manajemen Gizi; Pola Makan; Status GiziAbstract
Pengetahuan manajemen gizi berperan penting dalam membentuk status gizi dan pola makan mahasiswa kedokteran yang memiliki kebutuhan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan manajemen gizi dengan status gizi dan pola makan mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik cross-sectional pada 130 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Pengetahuan manajemen gizi diukur menggunakan kuesioner 40 item, status gizi ditentukan melalui IMT, dan pola makan dinilai menggunakan FFQ 59 item. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,8% mahasiswa memiliki pengetahuan manajemen gizi kurang, 53,8% memiliki status gizi normal, dan 66,2% memiliki pola makan cukup. Tidak ditemukan korelasi signifikan antara pengetahuan manajemen gizi dan status gizi (ρ = 0,444; r = 0,068). Sebaliknya, terdapat korelasi signifikan namun negatif antara pengetahuan manajemen gizi dan pola makan (ρ = 0,000; r = –0,309). Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan manajemen gizi belum sepenuhnya tercermin dalam status gizi maupun pola makan mahasiswa, serta faktor lain di luar pengetahuan kemungkinan berperan lebih dominan dalam membentuk kedua kondisi tersebut.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rendi Afriyanto Lahabu, Vivien Novarina A Kasim, Cecy Rahma Karim, Dian Pratiwi Iman, Sri Manovita Pateda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















