Pengaruh Penerapan Rekam Medis Elektronik Terhadap Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat

Authors

  • Faiz Fadhilah Putra Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Kesehatan, Politeknik Piksi Ganesha, Indonesia
  • Desy Widyaningrum Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Kesehatan, Politeknik Piksi Ganesha, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69930/jrski.v2i6.624

Keywords:

Efektivitas Pelayanan, Rekam Medis Elektronik, Rawat Jalan

Abstract

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sebuah inisiatif strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan memungkinkan akses informasi yang lebih cepat, meningkatkan akurasi data, serta memperlancar proses pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi RME memengaruhi efisiensi pelayanan rawat jalan di RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan untuk mengumpulkan data dari 80 partisipan yang terlibat dalam pengelolaan dan pemanfaatan RME. Informasi diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang telah divalidasi dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji korelasi Spearman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME dinilai positif (rata-rata 3,71), sedangkan efektivitas pelayanan rawat jalan berada pada kategori sedang (rata-rata 3,51). Analisis korelasi menunjukkan koefisien sebesar 0,562 (p=0,000), yang mengindikasikan hubungan yang kuat dan signifikan antara kedua variabel. Hasil ini menggambarkan bahwa peningkatan RME berkontribusi pada peningkatan kecepatan, akurasi, dan koordinasi pelayanan, sehingga memperkuat sistem informasi kesehatan di tingkat fasilitas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Fadhilah Putra, F., & Desy Widyaningrum. (2025). Pengaruh Penerapan Rekam Medis Elektronik Terhadap Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Sains Dan Kesehatan Indonesia, 2(6), 263–271. https://doi.org/10.69930/jrski.v2i6.624

Issue

Section

Articles