Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa Muda di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan

Authors

  • Lija Endina Program studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Cendekia Medika, Indonesia
  • Eko Budi Laksono Program studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Cendekia Medika, Indonesia
  • Wahyudi Qorahman MM Program studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Cendekia Medika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69930/jrski.v3i5.907

Keywords:

Indeks Massa Tubuh (IMT); Aktivitas Fisik; Dewasa Muda; Hipertensi; Penyakit Tidak Menular

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi perhatian dalam bidang kesehatan karena jumlah kejadiannya terus meningkat, termasuk pada kelompok dewasa muda. Indeks Massa Tubuh (IMT) dan aktivitas fisik menjadi beberapa faktor yang diduga berkaitan dengan terjadinya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada dewasa muda di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran IMT, pengisian kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IMT kategori normal (61,7%), aktivitas fisik kategori sedang (46,7%), dan mengalami hipertensi (70,0%). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara IMT dengan kejadian hipertensi (p-value = 0,035) dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p-value = 0,017). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa IMT dan aktivitas fisik memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi pada dewasa muda. Oleh karena itu, mempertahankan IMT normal dan melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat menjadi upaya untuk mengurangi risiko hipertensi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Endina, L., Laksono, E. B., & MM, W. Q. (2026). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa Muda di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan. Jurnal Riset Sains Dan Kesehatan Indonesia, 3(5). https://doi.org/10.69930/jrski.v3i5.907

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 

You may also start an advanced similarity search for this article.