Literatur Review: Perbandingan Efektivitas Antibiotik Golongan Sefalosporin Generasi ketiga pada Pasien Demam Tifoid
DOI:
https://doi.org/10.69930/jrski.v3i3.749Keywords:
Demam Tifoid; Ceftriaxone; Cefotaxime; Cefixime; Efektivitas KlinisAbstract
Antibiotik berperan penting dalam pengobatan demam tifoid. Antibiotik sefalosporin generasi ketiga merupakan alternatif dari antibiotik lini pertama yang efektif digunakan dalam tatalaksana demam tifoid dengan respon klinis antibiotik berbeda-beda. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga pada pasien demam tifoid. Metode yang digunakan adalah penelusuran litelatur dari database jurnal, meliputi PubMed dan Google Scholar menggunakan metode Boolean operator, dengan kata kunci (“Tyohoid fever” OR “Salmonella Typhi”) AND (third-generation cephalosporins” OR “ceftriaxone” OR “cefixime” OR “cefotaxime”) AND (“clinical effectiveness” OR “clinical outcome” OR “defervescence” OR “ treatment outcome”). Berdasarkan proses seleksi, terdapat 9 artikel yang memenuhi kriteria dan ditelaah dalam review ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa antibiotik ceftriaxone merupakan antibiotik yang paling efektif dalam menurunkan demam dan lama rawat dibanding cefotaksim dan cefixime. Perbedaan respon klinis dipengaruhi oleh rute pemberian dan sifat farmakokinetik masing-masing obat. Kajian ini menunjukkan adanya perbedaan efektivitas antara ketiga antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga, dimana antibiotik ceftriaxone yang paling efektif.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuviana Yuviana, Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti, Ervina Damayanti, Rasmi Zakiah Oktarlina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















