Kesenjangan Digital dan Kesiapan Guru Geografi: Studi Fenomenologis pada Kontras Aksesibilitas Wilayah di Sulawesi Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.69930/jtsm.v3i5.957Keywords:
Adaptasi Teknologi Pembelajaran; Infrastruktur Digital; Kesiapan Guru; Dukungan Kelembagaan; Kesenjangan AksesibilitasAbstract
Kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik mengajar merupakan faktor yang tidak kalah menentukan dibandingkan sekadar ketersediaan infrastruktur teknologi. Hal ini terlihat jelas pada wilayah dengan kondisi aksesibilitas yang kontras seperti Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru geografi dalam menghadapi kesenjangan digital pada wilayah beraksesibilitas tinggi dan wilayah beraksesibilitas terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Empat informan guru geografi jenjang SMA dan MA dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur. Data dianalisis menggunakan kerangka Reduction, Reflection, Refinement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru dibentuk oleh tiga faktor yang saling berkaitan, yaitu ketersediaan infrastruktur digital, upaya personal guru dalam mengatasi keterbatasan, dan dukungan kelembagaan di sekitarnya. Ketersediaan infrastruktur digital ditemukan tidak berbanding lurus dengan aksesibilitas geografis sekolah. Kepemilikan perangkat teknologi juga tidak selalu diikuti kepercayaan diri guru dalam memanfaatkannya, menunjukkan bahwa kesiapan teknologis guru lebih banyak dibentuk oleh kebiasaan individu mencoba teknologi. Dukungan kelembagaan, baik dari kepala sekolah maupun forum kolaborasi antarguru, turut memengaruhi kesiapan guru, yang menunjukkan bahwa kesiapan guru tidak ditentukan tunggal oleh lokasi geografis sekolah. Penelitian ini merekomendasikan agar program penguatan kapasitas digital guru dirancang sesuai kebutuhan tiap sekolah, karena program yang seragam untuk seluruh wilayah berisiko kurang tepat sasaran. Temuan ini berkontribusi pada upaya pencapaian SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas, khususnya dalam memastikan pemerataan akses dan kesiapan teknologi pendidikan di wilayah dengan kondisi geografis beragam.
















