Inovasi Pembelajaran Kimia Koloid: PjBL dalam Pengembangan Formulasi Shampo Anti Ketombe sebagai Konteks Pembelajaran: Narrative Review

Authors

  • Nadira Nur Islami Sijaya Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Theresia Noviana Manuho Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Mufrih Matmar Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Ramlawati Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Sahrani Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69930/jtsm.v3i5.756

Keywords:

Project-Based Learning (PjBL); Kimia Koloid; Formulasi Sampo Anti Ketombe; Keterampilan Proses Sains; Narrative Review

Abstract

Pembelajaran kimia sering dianggap abstrak oleh siswa, terutama pada materi sistem koloid. Salah satu upaya untuk menghubungkan konsep dengan kehidupan sehari-hari adalah Project-Based Learning (PjBL) melalui proyek berbasis produk. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi PjBL dalam mengembangkan Keterampilan Proses Sains (KPS) dengan konteks formulasi shampo anti ketombe pada materi kimia koloid. Penelitian menggunakan narrative review terhadap 20 artikel yang relevan dari Google Scholar pada rentang 2015–2026. Artikel yang dikaji terdiri atas penelitian pendidikan, penelitian formulasi shampo, dan pengabdian/praktikum yang relevan; penggabungan dilakukan untuk membangun sintesis konseptual antara mekanisme PjBL dalam mengembangkan KPS dan karakteristik ilmiah formulasi shampo. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL berpotensi mengembangkan KPS, terutama mengamati, melakukan percobaan, merumuskan hipotesis, menginterpretasikan data, dan mengomunikasikan hasil. Literatur formulasi menunjukkan bahwa bahan alami maupun sintetis dapat digunakan untuk menghasilkan shampo dengan karakteristik fisik dan aktivitas antiketombe tertentu. Namun, belum ditemukan penelitian pendidikan dalam kumpulan artikel ini yang secara langsung mengimplementasikan proyek formulasi shampo anti ketombe kepada siswa. Karena itu, formulasi shampo anti ketombe diposisikan sebagai konteks proyek yang potensial, bukan sebagai intervensi yang telah terbukti efektif pada siswa. Kajian ini juga relevan dengan SDG 4 melalui pembelajaran berkualitas dan kontekstual serta SDG 12 melalui pengenalan pemanfaatan bahan dan pengembangan produk secara lebih bertanggung jawab.

Downloads

Published

2026-09-29