Penggunaan Smart TV dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MAN Kota Batu

Authors

  • Arditya Prayogi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Riki Nasrullah Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • M. Nur Ikhsanudin Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Surya Abdul Karim Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Zulva Alwan Faozi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • M. Hafidz Fikri Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Azzani Izza Fahrezi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69930/jtsm.v3i2.745

Keywords:

Smart TV; Kualitas Pembelajaran; Media Pembelajaran Digital; Pembelajaran Interaktif; Literasi Digital

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, visual, dan relevan dengan karakter peserta didik masa kini. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan Smart TV dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MAN Kota Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipasi pasif, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif-naratif melalui reduksi, pengelompokan, penyajian, dan penafsiran data, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart TV berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui penyajian materi yang lebih visual, menarik, dan mudah dipahami. Penggunaan Smart TV meningkatkan fokus, antusiasme, dan partisipasi siswa, sekaligus membantu guru menjelaskan materi yang kompleks secara lebih konkret. Media ini juga mendorong pembelajaran kolaboratif, komunikasi kelas yang lebih aktif, serta penguatan literasi digital siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Smart TV tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi sebagai media pedagogis yang mendukung pembelajaran lebih bermakna, komunikatif, dan adaptif terhadap tuntutan pendidikan di era digital.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles