Socio-scientific issues pada Pembelajaran Kimia: Sebuah Tinjauan tentang Implementasi dan Dampaknya pada Pemahaman Siswa
DOI:
https://doi.org/10.69930/jtsm.v3i2.738Keywords:
Socio-Scientific Issues; Pembelajaran Kimia; Literasi Kimia; Berpikir Kritis; Pemahaman KonsepAbstract
Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi pendekatan socio-scientific issues (SSI) dalam pembelajaran kimia serta dampaknya terhadap pemahaman siswa berdasarkan studi literatur dari berbagai hasil penelitian empiris dan kajian sistematis. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui analisis berbagai penelitian terkait penerapan SSI dalam konteks pendidikan kimia. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SSI mampu meningkatkan pemahaman konsep kimia, literasi kimia, keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, kemampuan pemecahan masalah, serta pengambilan keputusan berbasis bukti. Penerapan SSI juga menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dengan mengaitkan konsep kimia pada isu-isu nyata seperti polusi, energi, keberlanjutan, dan lingkungan, sehingga mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif dan bermakna. Selain itu, efektivitas implementasi SSI semakin kuat ketika dipadukan dengan model pembelajaran aktif seperti inquiry, problem-based learning, dan dukungan teknologi. Namun, beberapa tantangan masih ditemukan, antara lain kesiapan pedagogik guru, keterbatasan bahan ajar berbasis isu, serta kompleksitas pemilihan isu yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Secara keseluruhan, pendekatan SSI berpotensi menjadi kerangka pedagogis yang relevan untuk memperkuat literasi kimia dan membentuk warga negara yang bertanggung jawab terhadap persoalan sosial dan lingkungan di era global.
















