Deteksi Treponema pallidum pada Sampel Darah Ibu Hamil Menggunakan Metode PCR
DOI:
https://doi.org/10.69930/jtsm.v3i1.711Keywords:
Sifilis; Ibu Hamil; Treponema pallidum; PCR; Gen PolAAbstract
Sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penularan sifilis dapat terjadi melalui hubungan seksual, jarum suntik, donor darah dan secara vertikal dari ibu ke janin, dan penularan ini banyak terjadi tanpa disadari oleh ibu hamil. Beberapa metode pemeriksaan darah untuk mendeteksi antobodi bakteri sering digunakan dalam diagnosis sifilis (skrining) terutama pada ibu hamil yang datang melakukan pemeriksaan di puskesmas. Metode tersebut adalah metode serologi seperti tes VDRL, RPR atau TPHA, tetapi metode molekuler dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) yang memiliki spesifitas dan sensitivitas yang tinggi masih jarang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Treponema pallidum pada sampel darah ibu hamil menggunakan metode PCR. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif laboratorik dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel darah dari ibu hamil sebanyak 15 sampel. Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR ditemukan 12 sampel positif terdeteksi Treponema pallidum pada gen target PolA yaitu pada pita (band) ukuran 376 bp, sedangkan 3 sampel lainnya dinyatakan negatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa metode PCR dapat mendeteksi keberadaan DNA Treponema pallidum pada sampel darah ibu hamil sebanyak 80% di Puskesmas Pattingalloang Kota Makassar.
















