Integrasi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendukung Pertanian Presisi: Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.69930/jtsm.v2i6.665Keywords:
Pertanian Presisi; IoT; AI; Keberlanjutan Pertanian; Teknologi TerjangkauAbstract
Pertanian presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi solusi yang menjanjikan untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, dan kebutuhan untuk meningkatkan hasil pertanian. Artikel ini bertujuan untuk meninjau penerapan teknologi IoT dan AI dalam meningkatkan efisiensi pertanian dan keberlanjutannya, dengan fokus pada tantangan, manfaat, serta peluang yang ada dalam penerapan teknologi ini. Tinjauan ini dilakukan dengan mengkaji berbagai penelitian yang relevan yang membahas penggunaan sensor IoT untuk pemantauan real-time dan algoritma AI untuk analisis data dan pengambilan keputusan. Hasil dari literatur menunjukkan bahwa meskipun penerapan IoT dan AI dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi penggunaan sumber daya, tantangan utama yang dihadapi adalah biaya implementasi yang tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya literasi teknologi di kalangan petani. Kesimpulan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa untuk memperluas adopsi teknologi ini, diperlukan pengembangan teknologi yang lebih terjangkau, pelatihan untuk petani, dan penelitian lebih lanjut mengenai keberlanjutan pertanian berbasis IoT dan AI, terutama dalam mengatasi hambatan infrastruktur dan biaya.
















