Analisis Efektivitas dan Efek Samping Simvastatin pada Pasien Penderita Kolesterol Program Rujuk Balik (PRB) di Apotek M Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.69930/jrski.v3i5.920Keywords:
Simvastatin; Hiperkolesterolemia; Kadar LDL; Keluhan; Dugaan Efek SampingAbstract
Hiperkolesterolemia merupakan penyakit tidak menular yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang, termasuk melalui Program Rujuk Balik (PRB). Penelitian ini bertujuan menggambarkan kadar low-density lipoprotein (LDL), karakteristik pasien, gejala yang dilaporkan, dan dugaan efek samping selama penggunaan simvastatin pada pasien PRB di Apotek M Kota Bandung. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan purposive sampling dan melibatkan 60 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan daftar pertanyaan mengenai karakteristik responden, riwayat penggunaan simvastatin, kadar LDL, gejala, dan keluhan yang dirasakan selama terapi. Hasil menunjukkan responden terbanyak berusia 60-69 tahun (36,7%), dengan komorbid hipertensi (40%) dan diabetes melitus (30%) sebagai yang paling sering ditemukan. Kadar LDL terbanyak berada pada rentang 100-150 mg/dL (36,7%). Sebanyak 57 responden (95%) tidak melaporkan dugaan efek samping, sedangkan 3 responden (5%) melaporkan pusing, mual, atau muntah. Pegal-pegal merupakan gejala yang paling sering dilaporkan (26,8%), namun data penelitian tidak memungkinkan atribusi pasti apakah keluhan otot tersebut berasal dari penyakit, kondisi penyerta, atau penggunaan statin. Karena penelitian tidak memiliki data LDL sebelum terapi, perubahan LDL, target individual, maupun kelompok pembanding, hasil tidak digunakan untuk menyimpulkan efektivitas simvastatin. Temuan ini mendukung pemantauan terapi yang aman dan rasional serta relevan dengan SDG 3 (Good Health and Well-being), khususnya pengendalian penyakit tidak menular dan akses terhadap terapi yang aman.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsabila Syifa Arrasyid, Dewi Wulantresna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















