Identifikasi Tumbuhan Berkhasiat Obat sebagai Dasar Pengembangan Obat Herbal Lokal Asal Taman Wisata Alam Pulau Pombo, Maluku Tengah
DOI:
https://doi.org/10.69930/jrski.v3i2.714Keywords:
Traditional medicine, medicinal plants, Pombo Island Nature Tourism ParkAbstract
Pulau Pombo merupakan salah satu kawasan Taman Wisata Alam (TWA) yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pulau ini memiliki ekosistem khas berupa hutan pantai, hutan semak belukar, padang rumput, serta vegetasi karang pesisir. Keberadaan berbagai jenis vegetasi alami menjadikan Pulau Pombo sebagai salah satu kawasan yang potensial untuk ditemukan berbagai jenis tumbuhan yang memiliki khasiat obat, baik yang sudah dikenal masyarakat setempat maupun yang belum pernah teridentifikasi secara ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang memiliki potensi sebagai obat tradisional pada Kawasan TWA Pulau Pombo, Kabupaten Maluku Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah metode survei, di mana peneliti melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan berkhasiat obat yang terdapat di kawasan Pulau Pombo. Data hasil penelitian analisis secara analisis deskriptif kualitatif, yang digunakan untuk menggambarkan dan menjelaskan hasil identifikasi tumbuhan berkhasiat obat yang ditemukan di kawasan Taman Wisata Alam Pulau Pombo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan TWA Pulau Pombo, Kabupaten Maluku Tengah memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan berkhasiat obat yang tinggi, dengan setiap spesies memperlihatkan variasi aktivitas farmakologis yang bersumber dari berbagai bagian tanaman, termasuk daun, biji, kulit batang, dan buah. Keragaman bioaktivitas tersebut meliputi aktivitas antidiabetes, antibakteri, antimalaria, antiinflamasi, analgesik, antioksidan, hingga insektisida alami.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdul M Ukatalo, Handy E. P. Leimena, Pieter Kakisna, Yushar A. Embisa, Arief Rahman S. Kaliky, Ian R. Tofure, Qidran Ali K. Alkatiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















